Kepedihan Cinta dari Sisi Laki-Laki


Judul : 365 Hari, 3 Cinta, 2 Selingkuhan

Tahun Terbit : 2005

Tebal : 134

Satu lagi karya apik dari Moammar Emka. Memang ini bukanlah karya terbaru dari penulis nyentrik tersebut. Tapi, buku ini dibuat dengan tutur bahasa yang indah. Ada sepuluh bab yang selalu diawali dengan lagu-lagu milik Melly Goeslaw pada setiap pembukanya

Emka mengakui, buku ini memang dibuat berdasar lagu-lagu Melly. Alur ceritanya punya korelasi dengan isi lirik lagunya. Lugas, menyentuh, dan menggelitik.

Sebuah kisah sederhana dari seorang lajang bernama Rama. Eksekutif muda satu ini tidak menyangka hidupnya harus terombang-ambing karena cinta. Siapa yang bisa menebak apa yang akan terjadi besok setelah kita memutuskan mencintai seseorang.

Gadis pertama yang masuk dalam hidupnya bernama Deva, lengkapnya Devayanti Tarigan. Mereka berjumpa dalam sebuah resepsi pernikahan teman sekantor Rama. Hubungan itu berlanjut jadi lebih akrab.

Sayang, baru sebentar menjalani hubungan, mereka harus long distance relationship gara-gara Deva bersekolah di Melbourne, Australia. Suatu ketika, Rama membuat kejutan dengan mengunjungi Deva di Australia.

Justru, sesampai di sana, Rama mendapat kejutan. Deva memutuskan hubungan setelah seratus hari mereka jadian. Masalahnya adalah perbedaan keyakinan yang membuat orang tua Deva tidak setuju. Deva dijodohkan dengan orang lain.

Rama melepas Deva dengan penuh kekecewaan. Menurut dia, ini tidak adil karena dia dan Deva tidak punya masalah apa pun selain benturan keyakinan.

Meski pedih, Rama berusaha melanjutkan hidup. Lulu menjadi perempuan kedua yang membuat Rama menambatkan hatinya. Lulu adalah teman lama Rama. Tapi, ternyata Lulu menduakan Rama. Selain jalan dengan Rama, Lulu punya pacar lain bernama Johan. Di hari ke-115, hubungan mereka, Rama memutuskan hubungan.

Lalu, Rama menjalin hubungan dengan Regina, sahabat Lulu. Regina begitu baik hati dan menyenangkan, membuat Rama yakin melamarnya menjadi istri. Saat lamaran itu diutarakan, Rama mendapat jawaban di luar dugaan.

Rupanya, Regina sudah bersuami. Jadi, selama ini Rama menjalin hubungan dengan istri orang. Rasa sakit yang luar biasa membuat Rama sadar bahwa dia harus merelakan tiga cintanya itu pergi.

Konflik batin yang ditampilkan di sini menyeret pembaca ikut jengkel sekaligus sedih dengan apa yang dialami tokoh utama. Benar-benar karya apik khas Moammar Emka. (*)

Luna Sagitara, teamo_***@yahoo.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: